Zakat itu Indah

Dari dulu hingga sekarang, yang katanya zaman modern, zaman dimana semua serba ada dan berbentuk elektronik dan digital, tapi semua itu tidak bisa menghapuskan yang namanya poverty atau kemiskinan. Bahkan di negara-negara maju dan berkembang pun tidak lepas dari hal tersebut seperti Amerika Serikat, Jerman, Jepang, dan negara lainnya. Tetapi mereka semua tidak pernah menyerah untuk menghilangkan penderitaan penduduknya dengan berbagai cara.

Lain halnya dengan Indonesia yang jumlah penduduknya menempati urutan ketiga di dunia setelah India dan Amerika Serikat selalu saja dihantui dengan yang namanya kemiskinan mulai dari sabang sampai maraoke. Dan semua itu berawal dari janji orang-orang yang menempati bangku parlemen yang bahkan mereka setelah terpilih banyak yang bertingkah laku seperti anak sekolahan yang ketika diterangkan mereka lebih memilih tidur, bermain hp, dan sebagainya. Sebenarnya hal yang mereka hiraukan itu adalah masalah penduduk terutama kemajuan Indonesia.

Jika kita melihat ke zaman para nabi, rasul, dan para sahabatnya, dimana mereka semua adalah orang-orang yang dipilih langsung oleh Sang Pencipta yakni Allah SWT yang benar-benar bisa dipertanggungjawabkan keimanan dan kepemimpinannya. Kita ambil satu contoh seorang sahabat nabi, bahkan seorang Khalifah atau zaman sekarang menyebutnya sebagai presiden. Beliau adalah Umar Bin Khattab (Semoga Allah meridhoinya) yang memiliki cerita yang begitu panjang dalam kehidupannya terutama cerita asal-muasal beliau masuk islam, yakni pada saat itu beliau (sebelum masuk islam) ingin membunuh Rasulullah SAW. Sebelum sampai ke rumah Nabi, Umar bin Khattab bertemu dengan paman Nabi yaitu Hamzah yang terkenal dengan sebutan “Singa Padang Pasir”, dan Hamzah pun bertanya kepada Umar, “hendak kemana  engkau wahai Umar?”, “ Saya hendak membunuh Muhammad”kata Umar, lalu hamzah pun berkata, “sebelum engkau membunuh Muhammad, bunuhlah dulu adikmu sebab dia telah masuk Islam”, seketika Umar pun kaget mendengar perkataan Hamzah dan langsung menuju rumahnya. Sesampainya di kediamannya beliau mendengar suara adiknya yang sedang membaca Al-Qur’an dan seketika hatinya pun luluh dan menyuruh adiknya untuk membacakan kembali isi Al-Qur’an tersebut, dan setelah beliau mendengarkan adiknya membacakan beberapa ayat pada Surat Toha beliau pun menuju Daarul Arqom dimana Rasulullah dan para sahabatnya sedang mengadakan pertemuan dan saat itu pula Umar Bin Khattab menyatakan Islamnya dengan menyebut dua kalimat sahabat dengan disambut pelukan penuh haru dari Rasulullah dan para sahabat lainnya.

Begitulah sedikit cerita dari kehidupan Umar Bin Khattab sebelum masuk Islam, adapun cerita yang begitu terkenal dari beliau adalah ketika beliau menjabat sebagai Khalifah. Suatu hari tepatnya pada saat malam hari beliau berkeliling di suatu desa, saat itu beliau mendengar suara anak balita yang sedang menangis, karena beliau penasaran akhirnya beliau mencoba untuk mencari tahu rumah manakah yang sekirannya terdapat suara bayi tersebut, dan betapa kagetnya beliau ketika mengetahui sumber suara itu diketahui, seketika beliau menangis melihat hal tersebut, yakni beliau melihat sebuah rumah yang di dalamnya tedapat seorang ibu yang mengendong anaknya sedang memasak air dan anak yang lainnya tertidur, dan ternyata stelah diselidiki mereka adalah keluarga yang tidak mampu atau miskin, jadi beliau akhirnya mengetahui sebab anaknya menangis adalah karena mereka belum makan selama tiga hari lebih. Sebagai seorang Khalifah betapa mirisnya hati Umar melihat kejadian tersebut dan akhirnya beliau pulang kerumahnya dan menyuruh istrinya untuk menyiapkan gandum dan yang lainnya dalam karung, lalu beliau pun membawa sendiri karung tersebut dengan pundaknya sampai kerumah yang barusan beliau hampiri pada malam itu juga. Lalu beliau pun melakukan hal tersebut setiap malam hingga pundaknya yang kekar dan besar menjadi bengkak dan memar tetapi semua orang disana tidak mengetahui siapa orang yang telah mengirimkan semua itu ke rumah mereka, tetapi akhirnya mereka mengetahui bahwa Umar Bin Khattablah yang telah memberikan itu semua setelah beliau meninggal dan semua penduduk mengetahui dari pundak beliau yang bengkak dan memar, semoga amal perbuatan beliau di terima disisi-Nya.

Begitulah para sahabat terutama para pemimpin zaman dulu untuk memakmurkan penduduknya. Lalu pertanyaannya adalah bagaimana kita bisa membasmi kemiskinan pada zaman sekarang?. Islam mengajarkan kepada kita untuk membayar zakat, bahkan pada zaman Abu Bakar As-Shiddiq beliau memerangi orang-orang yang tidak membayar zakat. Sebab apa? Sebab dengan kita membayar zakat semuanya itu bisa membantu tetangga kita bahkan dunia untuk lepas dari yang namanya kemiskinan begitulah rasulullah mengajarkan umat Islam, yakni untuk saling berbagi dengan sesamanya yaitu melalui zakat.

 

Ini Dia Hewan Bertestis Terbesar di Dunia

Bila ditanya, binatang apa yang punya testikel terbesar? Mungkin banyak yang akan menjawab, “kuda!”

Sayangnya, jawaban itu salah. Sebab binatang pemegang rekor ukuran testikel terbesar dibandingkan dengan ukuran tubuhnya adalah: Jangkrik bushcricket (Platycleis affinis).

Seperti dikutip dari LiveScience, di Australia dan Amerika, jangkrik jenis ini dikenal juga sebagai tonggeret. Menurut pakar ekologi tingkah laku dari University of Derby Inggris Karim Vahed, jangkrik ini di Eropa bagian Selatan bisa dijumpai di daerah berumput.

Menurut para peneliti, jangkrik jenis ini memiliki ukuran testikel yang besarnya sekitar 14 persen dari seluruh ukuran tubuhnya.Sebagai gambaran, dengan proporsi tubuh seperti itu, bila si jangkrik memiliki tubuh sebesar manusia dewasa, maka testikelnya diperkirakan bakal seberat 12,7 kg, atau lebih berat dari bobot anak setahun.

Si jangkrik sekaligus menumbangkan rekor testikel terbesar, yang dimiliki oleh lalat buah Drosophilla Bifurca, dengan ukuran testikel sebesar 10,6 persen dari seluruh tubuhnya.

Namun, dengan besarnya testikel yang dimiliki, tidak berarti jangkrik ini dapat memproduksi lebih banyak sperma saat ejakulasi, ketimbang spesies lain yang punya testikel lebih kecil.

Hanya saja, stamina yang dimiliki jangkrik bushcricket ini memang lebih ‘ngejoss‘. “Besarnya testis membuat jangkrik jantan bisa lebih siap melayani hasrat dari jangkrik betina,” kata Vahed.

sumber : http://teknologi.vivanews.com/news/read/188344-ini-dia-binatang-bertestis-terbesar-di-dunia

MINTA SLIDE……

Bagi kwan” 47 ato kakak” yg pnya slide pelajaran tpb (apa saja) yng msh berbntuk soft/yg msh d dlm flashdisk,,,,,sya mhon bleh gg saya minta slide tersebut…..klo bleh tlong dkrin k email saya….. sapran_SL@yahoo.co.id…..atas bantuannya saya ucapkan trima ksih….^^

Nggak Nyangka….!!!!!

sesuai dgn title yg diatas,,,,jdi gw emang bnr” gg nyangka,,,,pertanyaannya skrng emang paan sih….nah itu dia masalahnya….alhamdulillah bukannya gw mo sombong tpi ini emang kenyataan yang mna sekolah gw yg baru lahir….yg mna gw adalah angkatan pertama skolah tersebut tlah melahirkan pemuda-pemuda yg tdk diragukan lagi akademiknya insya allah….yg mna umur skolah itu baru 6 thun tpi sudah melahirkan clon mujahid muda yg tdk hnya bgus dlm agamanya saja tpi jga dlm bidang akademik…..tp sperti yg gw bilang bkn’a mo sombong tp hnya sekedar info saja dan mngkin da skolah yg lbh bgus lg dari skolah gw…..So,,ini dia link tmpt dmn lo bisa liat prestasi tersebut….. klik disini!!!

dan jika kalian penasaran ma tuh skul gw ni gw ksh link’a…..klik disini juga!!

HAVE FUN GUYS……..HIDUP MAHASISWA!!!!HIDUP MAHASISWA!!!!

Hukuman Bagi yang Berbohong………..

Semua dimulai ketika saya baru pulang dari pesantren yang mana saya baru beberapa hari tinggal dirumah. Saya ingin bermain dan jalan-jalan bersama teman-teman saya yang hidup bersama di pesantren dan dia juga tinggal tidak jauh dari rumah saya.

Tapi waktu itu saya tidak mempunyai cukup uang untuk pergi bersama teman saya tersebut. Akhirnya saya pun meminta uang kepada orang tua saya untuk memenuhi nafsu saya yang padahal waktu itu saya meminta dengan cara berbohong yakni dengan alasan untuk menginap di rumah teman dan pergi dengan mengunakan angkot padahal saya akan jalan-jalan bukannya untuk menginap dan saya pun tidak menggunakan angkot melainkan naik motor bersama teman saya.

Tapi ternyata beliau tidak curiga dengan apa yang saya katakan, akhirnya meraka pun memberikan saya uang yang lebih sambil mengatakan “mama percaya kok sama Iil”, ketika itu juga saya pun langsung gemetar kecil dan jantung saya pun mulai berdegup kencang, padahal hati saya berkata lain bahwa saya harus berkata jujur, tapi ternyata hawa nafsu telah merasuki seluruh pikiran saya sehingga saya tetap berangkat walaupun dengan hati yang dag dig dug.

Akhirnya saya pun tiba di rumah teman saya tersebut dan ketika itu waktu sudah ingin Ashar, tetapi teman saya bersikeras untuk tetap pergi. Ya sudahlah, akhirnya saya pun menyerah untuk membujuknya agar berangkat setelah solat Ashar saja tapi dia berkata “nanti saja solatnya pas di jalan”.

Lalu tibalah waktu musibah itu terjadi yakni setelah beberapa menit kami mengendarai motor, lalu saya melihat speedometer yang menunjukkan angka lebih dari 60 dan itu pun terus naik padahal waktu itu jalan tidak begitu lenggang tapi teman saya tetap tidak mangacuhkan hal tersebut.

Lalu tiba-tiba mobil kijang innova yang ada di depan kami agak sedikit melambat tapi teman saya tetap tidak mengurangi kecepatan akan tetapi dia malah berniat ingin menyalip mobil tersebut dari arah kiri. Dan akhirnya beberapa detik setelah  kami bergerak kearah kiri ternyata kami baru tahu bahwa mobil tersebut ternyata ingin belok kiri dan beberapa detik kemudian tabrakan pun tidak bisa dihindarkan akhirnya motor beserta penggunanya termasuk saya jatuh sambil membanting stang ke kiri dan tidak cukup sampai disitu kami pun lalu merosot hingga beberapa meter dari tempat kami terjatuh dan setelah beberapa detik kemudian saya baru sadar kalau saya baru saja terjatuh dari motor dan teringat dengan perkataan saya terhadap orang tua saya. Tapi alhamdulillah saya dan teman saya tidak memiliki luka yang sangat serius hanya saja luka lecet dimana-mana.

Dan sesampainya dirumah saya pun dinasihati sekaligus diobati oleh orang tua saya, walaupun mereka tahu kalau saya telah berbohong kepada beliau. Dan mulai saat itu saya pun terinspirasi dan termotivasi untuk terus berkata jujur walaupun itu menyakitkanku terutama kepada kedua orang tua, dan begitu juga dengan kalian yang membaca cerita inspirasi ini. Amin.

Ibu…..

Pada cerita inspirsi ini saya akan membagikan sebuah cerita dengan tema seputar ibu. Ya, dari ibu, saya mendapatkan banyak motivasi, banyak inspirasi. Inilah sumber sukses terbesar. Ibu dan juga ayah. Kalau ada yang sudah berusaha banyak, berusaha keras, tapi belum juga meraih hasil, coba cara satu ini. Temui ibu, bersujud dan minta doanya. Saya yakin ini akan mempercepat sukses para pembaca.

Cerita singkat ini, ehmm.. lebih mirip uraian, telah banyak memberikan motivasi dan inspirasi. Ini bukan tulisan hasil pemikiran saya, saya mendapatkannya dari blog yang saya ikuti dulu. Mungkin kalian pernah membacanya. Kalau pernah, selamat, anggap ini review, merefresh lagi.. Buat yang belum, selamat menikmati cerita motivasi yang akan memberikan banyak inspirasi ini.

Saat kmu berumur 1 tahun, dia menyuapi dan memandikan.

Sebagai balasannya, km menangis sepanjang malam.

Saat kau berumur 2 tahun, dia mengajarimu bagaimana cara berjalan.

Sebagai balasannya, kau kabur saat dia memanggilmu.

Saat kau berumur 3 tahun, dia memasakkan semua makananmu dengan kasih

sayang. Sebagai balasannya, kau buang piring berisi makanan ke lantai.

Saat kau berumur 4 tahun, dia memberimu pensil berwarna Sebagai balasannya,

kau coret-coret dinding rumah dan meja makan

Saat kau berumur 5 tahun, dia membelikanmu pakaian2 yang mahal dan indah.

Sebagai balasannya, kau memakainya untuk bermain di kubangan lumpur dekat

rumah

Saat kau berumur 6 tahun, dia mengantarmu pergi ke sekolah. Sebagai

balasannya, kau berteriak.”NGGAK MAU!!”

Saat kau berumur 7 tahun, dia membelikanmu bola.

Sebagai balasannya, kau lemparkan bola ke jendela tetangga.

Saat kau berumur 8 tahun, dia memberimu es krim.

Sebagai balasannya, kau tumpahkan hingga mengotori seluruh bajumu.

Saat kau berumur 9 tahun, dia membayar mahal untuk kursus pianomu. Sebagai

balasannya, kau sering bolos dan sama sekali tidak pernah berlatih.

Saat kau berumur 10 tahun, dia mengantarmu ke mana saja, dari kolam renang

hingga pesta ulang tahun

Sebagai balasannya, kau melompat keluar mobil tanpa memberi salam.

Saat kau berumur 11 tahun, dia mengantar kau dan teman-temanmu ke bioskop.

Sebagai balasannya, kau minta dia duduk di baris lain

Saat kau berumur 12 tahun, dia melarangmu untuk melihat acara TV khusus

orang dewasa.

Sebagai balasannya, kau tunggu dia sampai dia keluar rumah

Saat kau berumur 13 tahun, dia menyarankanmu untuk memotong rambut, karena

sudah waktunya

Sebagai balasannya, kau katakan dia tidak tahu mode.

Saat kau berumur 14 tahun, dia membayar biaya untuk kempingmu selama

sebulan liburan

Sebagai balasannya, kau tak pernah meneleponnya..

Saat kau berumur 15 tahun, pulang kerja ingin memelukmu Sebagai

balasannya, kau kunci pintu kamarmu.

Saat kau berumur 16 tahun, dia ajari kau mengemudi mobilnya.

Sebagai balasannya, kau pakai mobilnya setiap ada kesempatan tanpa peduli

kepentingannya.

Saat kau berumur 17 tahun, dia sedang menunggu telepon yang penting

Sebagai balasannya, kau pakai telepon nonstop semalaman

Saat kau berumur 18 tahun, dia menangis terharu ketika kau lulus SMA

Sebagai balasannya, kau berpesta dengan temanmu hingga pagi.

Saat kau berumur 19 tahun, dia membayar biaya kuliahmu dan mengantarmu ke

kampus pada hari pertama.

Sebagai balasannya, kau minta diturunkan jauh dari pintu gerbang agar kau

tidak malu di depan teman-temanmu.

Saat kau berumur 20 tahun, dia bertanya, “Dari mana saja seharian ini?”

Sebagai balasannya, kau jawab,”Ah Ibu cerewet amat sih, ingin tahu urusan

orang!”

Saat kau berumur 21 tahun, dia menyarankan satu pekerjaan yang bagus utk

karirmu di masa depan.

Sebagai balasannya, kau katakan,”Aku tidak ingin seperti Ibu.”

Saat kau berumur 22 tahun, dia memelukmu dengan haru saat kau lulus

perguruan tinggi

Sebagai balasannya, kau tanya dia kapan kau bisa ke Bali.

Saat kau berumur 23 tahun, dia membelikanmu 1set furnitur untuk rumah

barumu.

Sebagai balasannya, kau ceritakan pada temanmu betapa jeleknya

furnitur itu.

Saat kau berumur 24 tahun, dia bertemu dengan tunanganmu dan bertanya ttg

rencananya di masa depan

Sebagai balasannya, kau mengeluh,”Aduuh, bagaimana Ibu ini, kok bertanya spt

itu?”

Saat kau berumur 25 tahun, dia mambantumu membiayai penikahanmu Sebagai

balasannya, kau pindah ke kota lain yang jaraknya lebih dari 500km.

Saat kau berumur 30 tahun, dia memberikan beberapa nasehat bagaimana

merawat bayimu.

Sebagai balasannya, kau katakan padanya,”Bu, sekarang jamannya sudah

berbeda!”

Saat kau berumur 40 tahun, dia menelepon untuk memberitahukan pesta ulang

tahun salah seorang kerabat.

Sebagai balasannya, kau jawab,”Bu, saya sibuk sekali, nggak ada waktu.”.

Saat kau berumur 50 tahun, dia sakit-sakitan sehingga memerlukan

perawatanmu

Sebagai balasannya, kau baca tentang pengaruh negatif orang tua

yang menumpang tinggal di rumah anak-anaknya.

Dan hingga suatu hari, dia meninggal dengan tenang, dan tiba-tiba kau

teringat semua yang belum pernah kau lakukan.

Semoga uraian di atas bisa memberikan banyak inspirasi dan motivasi. Bila dirasa bermanfaat, silahkan bagikan juga manfaat pada sahabat kalian. Beritahukan tentang artikel ini ke sahabat di Facebook, ataupun di jejaring sosial lainnya.

February 2015
F S S M T W T
« Jul    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728  
Categories